Pengalaman Belajar IoT dari Kang Onno W Purbo Melalui Seminar hingga Menjadi Pemateri Workshop AI
Siapa bilang acara seminar hanya dijadikan formalitas untuk mendapatkan sertifikat, pemenuhan tugas, atau hanya ingin mendapatkan seminar kit semata? Menurutku, acara seminar justru bisa menjadi jembatan untuk mendapat ilmu baru. Aku pernah mengalaminya. Saat itu, aku mendapat ilmu baru tentang Internet of Things (IoT) dari Bapak Onno Widodo Purbo (Kang Onno) melalui seminar kampus. Senang rasanya bisa menimba ilmu langsung dari pakar IT Indonesia yang satu ini. Namun, ada hal lain yang lebih menyenangkan dari itu. Siapa sangka, perkenalanku dengan IoT kala itu ternyata memberikan dampak positif di kemudian hari. Lalu, dampak apa saja yang sudah aku rasakan? Inilah kisah pengalamanku dalam mengikuti seminar kampus, hingga mendapatkan banyak hal dari sana.
Seminar Berkesan
Aku sedang duduk di perpustakaan ketika salah satu teman memberikan sebuah undangan seminar kepadaku. Di depan undangan tertulis dengan jelas sebuah kata yang menarik perhatian: Internet of Things (IoT). Di dalamnya terdapat gambar robot yang dikendalikan menggunakan gerakan jari manusia dari jarak jauh. Seminar yang diselenggarakan oleh kampusku itu akhirnya membuatku tertarik. Terlebih, pengetahuanku tentang IoT masih sangat minim, sehingga tema seminar tersebut terasa semakin menarik bagiku.
Keputusanku tepat. Di acara itu aku mendapatkan banyak ilmu terkait pemanfaatan internet untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Selain itu, aku juga bertemu dengan Bapak Onno Widodo Purbo yang merupakan salah satu pakar IT ternama di Indonesia. Siapa yang tak kenal dengan beliau? Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang sering disebut Kang Onno ini, namanya sudah malang-melintang di kalangan praktisi IT Indonesia, bahkan dunia. Dedikasinya terhadap dunia teknologi di Indonesia sangat besar, salah satunya adalah perjuangan dalam menyediakan akses internet yang mudah dan murah bagi masyarakat. Berkat dedikasinya tersebut, Kang Onno berhasil mendapatkan penghargaan Jonathan B. Postel Service Award, salah satu penghargaan tertinggi di bidang internet.

Kang Onno membawakan materi disertai dengan praktik sehingga membuatku sangat antusias. Saat itu beliau membawa sebuah alat kecil bernama Arduino yang di dalamnya terdapat microcontroller. Alat ini bisa dikatakan sebagai jembatan antara dunia digital dengan dunia nyata. Sebab hanya dengan menggunakan script tertentu, arduino mampu memanipulasi aliran listrik sehingga bisa mengendalikan alat-alat elektronik. Sebagai contoh, Kang Onno menggunakan lampu LED kecil yang sudah dihubungkan dengan arduino agar bisa berkedip-kedip sesuai script yang tertulis pada arduino IDE.
Bila microcontroller seperti arduino dihubungkan dengan internet, maka seseorang bisa mengendalikan alat-alat elektronik dari jarak jauh seperti menyalakan lampu, televisi, hingga menggerakkan benda. Inilah skema dasar dari IoT. Dalam acara seminar tersebut, Kang Onno menjelaskan dengan sangat detail, menarik, dan mudah dipahami sehingga semua ilmu yang dipaparkan dapat aku serap dengan baik. Di kemudian hari, ilmu dari Kang Onno ini dapat bermanfaat untukku. Aku beruntung karena bisa menghadiri acara seminar yang sangat berkesan ini.

Implementasi Ilmu dari Seminar
Setelah mengenal IoT, aku semakin tertarik untuk mempelajarinya. Sampai akhirnya, aku dan beberapa teman kelas membuat kelompok belajar yang bernama The Scientist. Di dalam kelompok belajar ini, kami mempelajari banyak hal seperti bahasa pemrograman C yang merupakan bahasa pemrograman dasar arduino, peralatan IoT, hingga Artificial Intelligence (AI). Selain belajar secara materi, kami juga belajar sambil mempraktikannya. Awalnya kami hanya mempelajari arduino (microcontroller), hingga akhirnya kami mempelajari IoT secara utuh.
Aku mencoba menggabungkan arduino dengan perangkat-perangkat lain seperti sensor api, sensor suhu, sensor kelembapan udara, sensor jarak, modul wifi, dan sebagainya. Musabab sering melakukan praktik, pengetahuanku tentang alat-alat yang menjadi cikal bakal IoT ini semakin berkembang. Aku pun melakukan beberapa percobaan penggunaan IoT, seperti menyalakan lampu dari jarak jauh dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa percobaan yang pernah aku lakukan.
PERCOBAAN 1
Aku mencoba mengendalikan RGB LED yang dapat memancarkan berbagai warna. Pada percobaan ini, aku mengatur agar LED memancarkan warna biru, merah, dan hijau. Dimana setiap transisi warna diberikan jeda selama 1000 milidetik (ms) atau 1 detik.
PERCOBAAN 2
Aku menggunakan modul transmitter dan reciever yang mana dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan benda elektronik secara nirkabel melalui gelombang radio. Di sini aku dapat mengendalikan modul buzzer (modul bunyi) menggunakan remot mobil.
PERCOBAAN 3
Aku menggunakan reciever suara untuk mengendalikan barang-barang elektronik. Jadi, modul ini akan membaca suaraku sehingga aku dapat memanfaatkannya untuk menyalakan lampu warna sesuai suara yang aku keluarkan.
PERCOBAAN 4
Percobaan ini merupakan implementasi dari penggunaan teknologi IoT. Dimana aku dapat mengendalikan lampu agar hidup dan nyala dari jarak jauh menggunakan bot Telegram melalui jaringan internet.
Semakin hari, aku semakin tertarik dengan IoT. Apalagi setelah mendalami materi dan mempraktikkannya. Rasanya menyenangkan ketika merangkai arduino dengan modul-modul lainnya, menuliskan kode yang menyerupai perintah kepada mesin, hingga melihat hasil dari rangkaian dan penulisan kode-kode itu. Aku pun ingin mencoba hal-hal baru lainnya menggunakan teknologi IoT, mencoba ke level berikutnya.

Seminar Nasional dan Prestasi
Waktu terus berlalu, aku masih gemar melakukan percobaan-percobaan menggunakan microcontroller arduino untuk menerapkan teknologi IoT. Hingga beberapa waktu setelah aku pulang dari acara seminar yang berkesan itu, aku kembali menemukan kesempatan untuk mencoba hal baru. Mencoba naik level dari penerapan IoT. Jadi, bukan hanya bermain-main atau melakukan percobaan dengan IoT semata, melainkan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih dari itu: membuat karya atau mendapatkan prestasi.
Beruntung, kesempatan itu datang melalui temanku yang sedang menimba ilmu di Bandung. Ia merupakan mahasiswa semester akhir dari Universitas Padjadjaran. Namanya Mohd. Dede. Cari saja namanya di Google dengan kata kunci “Mohd. Dede Unpad“, pasti ketemu. Dede memberikan informasi sekaligus ajakan yang sangat menarik, yaitu melakukan penelitian. Bukan hanya itu, kegiatan penelitian ini merupakan salah satu rangkaian dari acara Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran sehingga hasil penelitian akan dipaparkan pada acara seminar tersebut.

Tanpa pikir panjang, aku pun langsung menyetujui ajakkannya. Setelah itu, aku, Dede, dan dua teman lainnya melakukan penelitian dan menghasilkan laporan penelitian yang berjudul “Pemanfaatan Sensor Mikro DHT11-Arduino untuk Monitoring Suhu dan Kelembaban Udara“. Laporan tersebut kami paparkan dalam acara Seminar Nasional: Harmony with Nature yang diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran. Jujur saja, aku sangat tegang karena tidak terbiasa berbicara di depan umum. Apa lagi, ada acara diskusi dan tanya-jawab terkait penelitian ini. Siapa yang tak gemetar? Namun, pada akhirnya kami berhasil melewati semua itu.
Aku yang dulu hanya menjadi peserta, kini bisa menjadi pemapar materi dalam acara Seminar Nasional itu. Sungguh sesuatu yang sangat membanggakan dan tak akan pernah terlupakan. Namun dari semua itu, ada satu hal yang mengejutkan. Ternyata laporan hasil penelitian yang kami buat berhasil mendapatkan apresiasi sebagai Juara III Artikel Terbaik! Wow! Bagiku, ini sangat luar biasa. Terlebih, ini adalah kali pertama aku memaparkan materi dan mendapat prestasi dalam acara seminar. Momen yang tak akan pernah kulupakan sepanjang hidupku.


Ilmu dari Seminar untuk Skripsi
Aku selalu bersyukur karena sudah bertemu dengan Kang Onno dan berkenalan dengan IoT pada acara seminar kala itu. Sebab, ilmu yang aku pelajari dari seminar tersebut dapat bermanfaat dikemudian hari, salah satunya untuk membuat skripsi. Aku memutuskan untuk membuat tugas akhir dengan tema Internet of Things, yaitu merancang dan membuat sebuah alat meteorologi dengan judul Rancang Bangun Alat Meteorologi Otomatis Berbasis Internet of Things.
Pada dasarnya, Alat Meteorologi ini menghubungkan antara sensor-sensor dengan aplikasi website yang aku buat, melalui microcontroller (NodeMCU) berbasis teknologi IoT. Sensor-sensor yang aku gunakan adalah Sensor DHT11 untuk mengukur suhu dan kelembapan udara, Sensor MPX5700AP untuk mengukur tekanan udara, dan Sensor Ultrasonic (HC-SR04) untuk mengukur curah hujan (metode tinggi air).

Semua sensor tersebut dihubungkan dengan NodeMCU yang kemudian mengirimkan data hasil pengukuran ke server melalui jaringan internet. Server akan otomatis menyimpan data hasil pengukuran dari NodeMCU ke database dan menampilkannya pada website. Selain ditampilkan, data tersebut juga bisa diunduh oleh pengguna sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan seperti penelitian, prediksi cuaca, dan sebagainya.
Setelah berhasil membuat alat meteorologi otomatis berbasis IoT, menyelesaikan tugas akhir, dan melaksanakan sidang skripsi, akhirnya aku berhasil lulus dengan predikat Cumlaude. Sungguh mengharukan. Aku selalu berharap semua ilmu yang didapatkan ini bisa bermanfaat untuk diriku sendiri serta untuk nusa bangsa, agama, umat manusia, dan kehidupan.


Menjadi Pemateri pada Acara Workshop
Estafet pengalaman yang aku dapatkan terkait IoT terus berlanjut, hingga akhirnya kelompok belajar kami diundang oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMATIF) Universitas Pelita Bangsa. Kami diberikan kesempatan untuk menjadi inisiator dalam kegiatan Workshop Arduino. Pada kegiatan tersebut, aku dan seorang senior dipercaya untuk menjadi pemateri. Sungguh pengalaman baru karena aku akan berada di depan para mahasiswa untuk menjadi pemateri dalam kegiatan workshop tersebut. Apa lagi, kami juga akan mengarahkan para peserta untuk membuat sebuah projek sederhana menggunakan arduino.
Di awal kegiatan, kami memberikan materi pengenalan tentang arduino dan peralatan pendukung seperti sensor suhu, sensor api, sensor cahaya, GPS, relay, dan sebagainya. Setelah itu kami membimbing para peserta untuk melakukan mapping peralatan pendukung dan arduino lalu menghubungkannya dengan laptop menggunakan port serial. Hasil akhirnya, para peserta workshop dapat membuat sebuah alat sederhana menggunakan arduino dan peralatan pendukung tersebut. Alhamdulillah, kegiatan Workshop Arduino yang diselenggarakan oleh HIMATIF Universitas Pelita Bangsa berjalan dengan lancar.

Setelah sukses menjadi inisiator pada acara Workshop Arduino, kelompok belajar kami semakin giat mempelajari hal baru, salah satunya Artificial Intelligence (AI). Teknologi ini sangat mengagumkan karena membuat komputer/mesin dapat berpikir layaknya manusia. Saat itu, kami menggunakan alat bernama Raspberry Pi untuk menunjang pembelajaran. Alat ini berukuran kecil, bahkan lebih kecil dari Arduino. Bisa dikatakan bahwa Raspberry Pi adalah versi mini dari Motherboard pada komputer.
Tak disangka, ternyata kelompok belajar kami kembali mendapat atensi, kali ini dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kabupaten Bekasi. SMK tersebut mengundang kami untuk menjadi pemateri sekaligus mentor dalam acara Seminar dan Workshop Raspberry Pi. Kami pun menyanggupinya. Ada banyak materi menarik yang kami sampaikan pada acara ini, mulai dari pengertian AI, Raspberry Pi, Dataset, hingga membuat projek sederhana. Alhamdulillah, acara seminar dan workshop tersebut berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kami bagikan bisa bermanfaat dikemudian hari. Aku pun sangat senang bisa berbagi ilmu dan mendapatkan pengalaman berharga ini.


Persiapkan Paket Seminar Bersama Mahada
Itulah segelintir pengalamanku dalam menghadiri acara seminar dan workshop, mulai dari menjadi peserta hingga menjadi pemateri. Nah, bagi para pembaca yang saat ini masih aktif dalam menyelenggarakan acara seminar atau workshop tetapi bingung mencari tempat yang menyediakan paket seminar kit terbaik, coba hubungi kantor Mahada. Sebab di sana menyediakan berbagai pilihan produk gift terlengkap, kekinian, harga yang kompetitif, serta berkualitas tinggi. Selain itu, untuk pemesanannya juga lebih mudah, cepat, responsif & produk yang bergaransi. Semua pelayanan yang baik tersebut merupakan cerminan dari Visi Mahada.

Visi Mahada
Menghadirkan Kesan Mendalam melalui Corporate Gift Solutif, Terlengkap, Terbaik dan Terjangkau di Indonesia.
Keunggulan Mahada
Mahada membangun fondasi bisnisnya di atas nilai-nilai inti yang konsisten sebagai komitmen dalam menghadirkan layanan terbaik bagi setiap pelanggan. Mahada tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga solusi menyeluruh yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pelanggan secara tepat, efisien, dan berkelanjutan. Nilai-nilai inilah yang menjadi penggerak utama Mahada dalam menjaga kualitas, kepercayaan, dan kepuasan klien di setiap proses kerja.

Customer Solutions
Pendekatan dalam menemukan solusi untuk pelanggan merupakan keunggulan Mahada yang tak tertandingi. Perusahaan ini seakan mengerti jenis pelanggan yang berbeda-beda, baik dari segi kebutuhan, biaya, maupun kemudahan dalam setiap proses. Maka dari itu, Mahada hadir untuk melayani pemesanan mulai dari satu lusin (12pcs) hingga jumlah yang banyak dengan berbagai keuntungan seperti diskon harga dan gratis ongkir. Selain itu, Mahada juga mendukung kebutuhan faktur pajak serta sudah terdaftar di LPSE, PadiUMKM dan platform lainnya untuk pelanggan dari lembaga pemerintah maupun BUMN.

Product Strength
Produk yang berkualitas dan lengkap merupakan penawaran yang sulit untuk diabaikan. Sebab, produk-produk dengan mutu tinggi yang terdiri dari 200+ varian produk membuat pelanggan tidak perlu repot-repot memesan berbagai produk dari banyak vendor. Cukup Mahada sebagai solusinya karena menyediakan banyak varian produk. Selain itu, perusahaan ini juga selalu mengikuti perkembangan zaman dengan terus menghadirkan produk-produk yang relevan, inovatif, dan sesuai kebutuhan pasar, sehingga mampu mendukung berbagai kegiatan perusahaan, instansi, maupun acara profesional secara optimal dan berkesan bagi pelanggan.

Production Capability
Kuantitas produk yang mampu mencukupi kebutuhan dalam jumlah banyak merupakan salah satu komitmen Mahada dalam melayani pelanggan. Setiap tahun perusahaan ini membuat lebih dari 150.000 jenis produk yang dikemas dengan cara spesial. Sebab kemasan yang digunakan merupakan handbox unik dan menarik sehingga menambah kesan premium. Didukung oleh tim produksi berpengalaman, Mahada mampu menjaga konsistensi kualitas sekaligus memenuhi tenggat waktu pemesanan, baik untuk kebutuhan seminar, kegiatan perusahaan, maupun acara berskala nasional. Maka dari itu, tak perlu ragu untuk memesan paket seminar kit dalam skala besar.
Fakta dan Data Mahada
Sepanjang Januari hingga Desember 2024, Mahada menunjukkan performa yang konsisten dan mengesankan. Berdasarkan data yang ada, perusahaan ini berhasil meraih ratusan ulasan positif dengan penilaian tinggi, menyelesaikan ribuan pesanan, serta melayani ratusan perusahaan besar. Capaian tersebut mencerminkan keberhasilan Mahada dalam membantu klien menjaga relasi bisnis, meningkatkan strategi pemasaran, dan mendorong kinerja perusahaan, sekaligus memperkuat eksistensinya di ranah digital.
Ulasan positif Google Maps dengan Nilai 4.9



Dipercaya Perusahaan Besar

Pupuk Kaltim
Pemesanan Produk Souvenir

IndiHome
Pemesanan Corporate Gift

Bank Indonesia
Pemesanan Produk Souvenir

Lina Sukijo
Pemesanan Soft Box & Tali Lanyard
Cara Pemesanan
Cara memesan produk-produk Mahada sangat mudah dan memiliki alur yang jelas. Maka dari itu, klien selalu merasa puas, mulai dari proses pemesanan hingga barang sampai di tangan. Selain itu, pelayanan yang ramah dan respons cepat juga menjadi nilai tambah yang dapat membuat klien semakin nyaman untuk terus menggunakan produk-produk Mahada. Proses yang mudah dan jelas ini membuat klien merasa aman dan percaya, karena setiap pemesanan akan dilayani dengan baik hingga tahap akhir. Berikut ini alur pemesanan produk Mahada.
1. Konsultasi Produk
Konsultasikan kebutuhan Corporate Gift kepada tim Mahada.
2. Design Artwork
Gratis pembuatan desain souvenir sesuai logo perusahaan.
3. Pembayaran Uang Muka
Klien membayar uang muka sesuai kesepakatan.
4. Proses Produksi
Souvenir naik produksi sesuai artwork yang di-acc oleh klien.
5. Dokumentasi Produk
Tim Mahada akan mengirimkan progres produksi kepada klien.
6. Pembayaran Pelunasan
Klien melunasi pembayaran saat barang siap dikirim.
7. Pengiriman
Tim Mahada mengirimkan souvenir menggunakan ekspedisi.
8. After Sales
Mahada memastikan barang terkirim dalam kondisi yang baik kepada klien.
Kontak

Akhir Kata
Aku percaya, sekecil apa pun tindakan yang dilakukan, itu bisa memberikan dampak di kemudian hari. Sama seperti kehadiranku di acara seminar IoT dan bertemu dengan Kang Onno, yang kemudian memberikan dampak luar biasa untukku. Dari situ, aku mulai mempelajari banyak hal, hingga akhirnya menjadi pemateri dalam acara seminar dan workshop. Tentu ini sangat membanggakan dan akan kujadikan sebagai pengalaman berharga dalam hidupku.
Setelah menjadi pemateri, aku jadi sadar bahwa materi yang menarik dan pemateri yang berpengalaman merupakan dua komponen penting agar acara seminar atau workshop berjalan dengan baik. Selain itu, paket seminar kit yang diberikan kepada peserta juga sangat diperhitungkan untuk memberikan kesan yang tak terlupakan. Maka dari itu, pemilihan paket seminar kit yang tepat merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi.
Di sinilah Mahada hadir untuk memberikan solusi tepat dalam menyediakan paket seminar yang mampu menjawab kebutuhan. Dengan produk yang berkualitas, pilihan yang beragam, serta pelayanan yang profesional, Mahada mampu menghadirkan kesan mendalam di setiap acara. Bukan sekadar memenuhi kebutuhan, Mahada turut membantu menciptakan pengalaman yang berkesan, memperkuat citra penyelenggara, dan meninggalkan nilai positif bagi setiap peserta yang terlibat.







